Sabtu, Oktober 03, 2009

ode to my lurve

aku kembali memandang langit gelap tak berteman


tlah lama tak kudengar nyanyian bintang yang slalu kurindukan

aku kembali mengukir hening di sepanjang hari

jiwaku sekarat menanti…

sepi…ternyata hanya kau yang menaungi hati

sepi…masih juga kau rajai tahta cintaku yang sunyi

sepi…kapan kau pergi

tuhan..

dimanakah ada sepiku yang tak harus kulalui

dimanakah ada sendiriku yang tak haruskulewati

sepi ini mengurung jiwaku sendiri takbertepi

hancur…ragaku takkan lama menahanmu

meski malam redupkan amarahku bersama bulan

meski fajar hangatkan pagiku dan lukiskan pesona keindahannya …dibalik senyumku..

aku takkan bisa menghalaumu tuk tinggalkanku sejenak

aku ternyata tak mampu menepismu

aku ternyata tak mampu …

menjadi diriku yang taklagi dihantui sepi

Tiada ulasan:

Catat Ulasan